<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0"><channel><atom:link rel="hub" href="http://tumblr.superfeedr.com/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"/><description>My catharsis place..cause my purpose is to entertain myself first and other people secondly..so, just come and serve yourself</description><title>Run The World</title><generator>Tumblr (3.0; @dithapradina)</generator><link>http://dithapradina.tumblr.com/</link><item><title>Mungkin Saya yang Diam Saja</title><description>&lt;p&gt;&amp;#8220;Lihat segalanya, lebih dekat dan kau akan mengerti&amp;#8221; _Sherina_&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Benar ternyata, sebelum mengoreksi terlalu banyak, ngomel terlalu sering, dan ngedumel semakin kencang ternyata memang harus melihat lebih dekat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya akui, cukup mudah pikiran saya teracuni oleh caci maki orang lain atau media tentang pemerintah sehingga saya pun menjadi bagian di dalamnya. Seolah pemerintah tak melakukan apa-apa. Seolah mereka membiarkan negara ini rontok perlahan-lahan. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemerintah selalu menjadi pembenaran atas hal yang hanya perlu untuk dipersalahkan. Tanpa disadari waktu yang diberikan sudah habis hanya untuk marah kepada pemerintah daripada bertindak nyata. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dimulai pada tahun 2012 kemarin ketika saya mengikuti salah satu kegiatan di UI. Ketika itu saya harus ke daerah pelosok untuk mengetahui pendidikan dan keadaan masyarakat di sana. Dari situlah saya tahu, pemerintah TIDAK DIAM SAJA.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari perjalanan itu saya tahu semakin banyak masyarakat Indonesia dapat merasakan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama semenjak ada Bantuan Operasional Sekolah. Semakin banyak Kepala Sekolah terbantu karena dapat menggaji guru honorer, membeli fasilitas sekolah, memberi fasilitas belajar untuk anak didik mereka tanpa perlu membebani orang tau siswa. Pemerintah TIDAK DIAM SAJA.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari perjalanan itu saya juga tahu banyak fasilitas penunjang untuk siswa. Mulai dari buku cetak hingga alat peraga, semuanya diberikan oleh pemerintah. Bahkan sekolah yang berada di paling barat Pulau Jawa ini lebih baik secara kualitas dan fasilitas dibandingkan SD saya dulu. Kalau kata Kepala Sekolahnya semua itu karena dana Bantuan Operasional Sekolah. Pemerintah TIDAK DIAM SAJA. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika pertama kali ke sekolah tujuan, saya begitu sedih mengetahui hanya ada 2 guru yang mengajar 6 kelas. Bahkan banyak anak-anak yang pada akhirnya harus ke sekolah tanpa bisa belajar karena tak ada guru. tapi tahukah, itu bukan karena pemerintah tak mau memberikan guru tapi karena memang tak ada guru yang mau mengajar disana. Sudah banyak guru yang diberi surat perintah untuk mengajar mereka, sayangnya tidak banyak yang bertahan. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika terjun ke masyarakat, saya sedih karena tak ada tenaga kesehatan di beberapa kampung. Mereka harus berjalan jauh apabila ingin mendapatkan akses kesehatan. Tapi itu semua karena tak ada tenaga kesehatan yang mau bertahan di sana. Akses jalan pun sulit, banyak masyarakat mengeluhkannya. Tapi menjadi kontradiktif ketika ada beberapa jalan yang sudah berkali-kali diperbaiki tetapi rusak lagi dalam waktu dekat karena memang kontur tanahnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hingga pada suatu hari, ketika sesi perkenalan dengan pengajar asli di sana. Ada seorang guru berkata &amp;#8220;Kalau kalian sudah lulus nanti, memangnya mau kerja di sini lama?&amp;#8221;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Deg..rasanya seperti di tampar. Saya sering sekali menyalahkan pemerintah. Mencaci maki mereka. Tapi jarang melihat pada diri sendiri. Iya ya? memangnya saya sendiri mau kalau sudah lulus menghabiskan waktu untuk mengabdi di tempat seperti itu? tempat dengan akses dan fasilitas yang sulit? Bahkan cita-cita pun tak pernah ada. Malu&amp;#8230;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebanyak apapun usaha pemerintah jika tak ada warga yang mau melakukannya memang akan sia-sia. &lt;br/&gt;Maka memang benar adanya jika &amp;#8220;Lebih baik nyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan&amp;#8221;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sampai saat ini, ketika saya masih menyalahkan pemerintah, seharusnya saya bertanya. Mungkinkah Saya yang Diam Saja?&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/47449294489</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/47449294489</guid><pubDate>Mon, 08 Apr 2013 07:04:52 -0400</pubDate></item><item><title>"Ketika berlari. Sadarlah suatu saat tubuhmu butuh untuk berhenti. Berhenti untuk menikmati detak..."</title><description>“Ketika berlari. Sadarlah suatu saat tubuhmu butuh untuk berhenti. Berhenti untuk menikmati detak jantung yang mengalirkan darah lebih deras dan berhenti untuk menghirup udara lebih banyak”</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/43904917676</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/43904917676</guid><pubDate>Sun, 24 Feb 2013 12:44:08 -0500</pubDate></item><item><title>Gerakan #1000 Seragam</title><description>&lt;p&gt;&lt;img src="http://media.tumblr.com/dd930f122fee338bdbe4bf5c9bf148e6/tumblr_inline_mi84auraST1qz4rgp.jpg"/&gt;Ketika mendatangi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;sekolah dasar di Desa Kertaraharja dan Kutamekar,Sobang, Banten. Jangan bayangkan akan bertemu dengan anak-anak dengan tab atau I-Pad di tangan, menggantungkan HP di leher, atau baru saja turun dari mobil mewah. Baju putih merah yang layak pun dapat dihitung jumlah anak yang memakainya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak heran ketika sedang berbincang dengan kepala sekolah beliau berkata &amp;#8220;Saya sebenarnya ingin memberikan anak-anak seragam, tapi apa boleh buat uangnya tidak ada&amp;#8221;. Lebih menohok lagi ketika ada seorang guru yang berkata &amp;#8220;Kerja baktinya pake baju bebas aja, takut ada yang bajunya cuma 1&amp;#8221;. Fakta ini lebih menyakitkan lagi ketika seorang ibu berkata &amp;#8220;Ah ga tau de mau lanjut SMP apa nggak, kan bayarnya mahal, seragam kaya gini kan beli de&amp;#8221;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kata-kata terakhir seperti tamparan menyakitkan ketika ada orang tua yang ragu untuk melanjutkan sekolah anaknya hanya karena &amp;#8220;seragam&amp;#8221;. Seragam yang mungkin dapat dibeli dengan uang jajan kita sehari. Tapi tidak untuk mereka. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berangkat dari situlah gerakan ini lahir&amp;#8230; Memang tak tampak mewah dan esensial jika dilihat. Tapi bicara soal buku, bangungan sekolah yang bagus, alat peraga, alat tulis, itu semua telah mereka dapatkan. Saat ini yang mereka butuhkan adalah seragam. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seragam agar mereka bisa lanjut sekolah. Seragam agar mereka tak lagi ditegur oleh guru karena memakai baju bebas. Seragam sebagai identitas mereka sebagai murid Sekolah Dasar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ayo gabung, bantu adik-adik kita dengan donasi dana atau seragam baru! Gerakan #1000Seragam&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/43088350607</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/43088350607</guid><pubDate>Thu, 14 Feb 2013 13:51:07 -0500</pubDate></item><item><title>Bukan hal yang mudah untuk membuat ini semua.
Awalnya aku sempat ragu. Benarkah ini semua membawa...</title><description>&lt;p&gt;Bukan hal yang mudah untuk membuat ini semua.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Awalnya aku sempat ragu. Benarkah ini semua membawa manfaat bagi mereka? Benarkah mereka mau dibantu? Benarkah ini tidak akan membuat luka baru? Benarkah tempat ini yang seharusnya dituju?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu tak terasa akhirnya semua itu memang harus dimulai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berawal dari sebuah tantangan yang harus kami hadapi untuk menuju ke tempat itu hingga pada akhirnya kami menemukan keluarga baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Desa sederhana namun begitu indah dan damai disitulah kami harus menikmati 23 hari bersama. Menjadi akamsi atau anak kampug sini sudah seperti naluri yang mengalir semakin pekat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Semakin hari kami menemukan semakin banyak  permata. Mereka bukan tak terlihat hanya belum dimasukkan ke dalam etalase mewah. Mereka bukan tak bersinar hanya tokonya saja yang salah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi dengan melihat mereka aku yakin Indonesia punya masa depan cemerlang. Dan dengan mimpi yang mereka bawa satu persatu aset berharga milik negara akan segera lahir..&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku bersyukur karena Tuhan telah menuntn kami menuju tempat itu. Tempat kami dipertemukan dengan anak-anak hebat yang kelak akan menopang bangsa ini serta orang-orang hebat yang tak pernah lelah membentuk para pemimpin masa depan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terimakasih untuk pengalamannya :)&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/43086604382</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/43086604382</guid><pubDate>Thu, 14 Feb 2013 13:16:46 -0500</pubDate></item><item><title>Terhebat -Coboy Junior-</title><description>&lt;p&gt;&lt;img src="http://media.tumblr.com/49b7d648efd26f580bbebabf1aed0b37/tumblr_inline_mhwxnarfHz1qz4rgp.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hey kawan&lt;br/&gt; Pasti kau dan aku sama, sama-sama punya takut&lt;br/&gt; Takut tuk mencoba dan gagal, tapi….&lt;br/&gt; Hey kawan&lt;br/&gt; Pasti kau dan aku sama, sama-sama punya mimpi&lt;br/&gt; Mimpi tuk menjadi berarti karena&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;br/&gt; Harus kita taklukan, bersama lawan rintangan&lt;br/&gt; Tuk jadikan dunia ini lebih indah&lt;br/&gt; Tak perlu tunggu hebat&lt;br/&gt; (Untuk berani memulai apa yang kau impikan)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;br/&gt; Hanya perlu memulai (untuk menjadi hebat raih yang kau impikan)&lt;br/&gt; Seperti singa yang menerjang semua rintangan tanpa rasa takut&lt;br/&gt; Yakini bahwa kamu kamu kamu kamu terhebat&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Coba cobalah mari kita pasti bisa taklukan dunia dengan mimpi kita&lt;br/&gt; Mari berbagi mari bermimpi bersama kita disini&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Yakini kau pasti bisa .&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Its CJR in the heart&lt;br/&gt; Dan membuatmu percaya&lt;br/&gt; Kamu terhebat seperti singa&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;br/&gt; Tak perlu tunggu hebat&lt;br/&gt; (Untuk berani memulai apa yang kau impikan)&lt;br/&gt; Hanya perlu memulai&lt;br/&gt; (Untuk menjadi hebat raih yang kau impikan)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Seperti singa yang menerjang semua rintangan tanpa rasa takut&lt;br/&gt; yakini bahwa (kamu hebat seperti singa)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seperti singa yg menerjang semua rintangan tanpa rasa takut&lt;br/&gt; Yakini bahwa kamu kamu kamu kamu terhebat&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/42592166322</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/42592166322</guid><pubDate>Fri, 08 Feb 2013 12:53:06 -0500</pubDate></item><item><title>Terimakasih Tuhan</title><description>&lt;p&gt;&lt;img src="http://media.tumblr.com/a70d584abfc1a8b46f507f258ccb6633/tumblr_inline_mhwwzvRRbD1qz4rgp.jpg"/&gt;Terimakasih Tuhan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari semua ini aku tahu, kau tidak membiarkan semua terjadi begitu saja. Selalu ada jawaban dari pertanyaan atas setiap tetes embun yang menyentuh tanah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kau biarkan aku menjalani semuanya. Kau biarkan aku tertawa, biarkan aku menangis, biarkan aku bahagia, dan biarkan aku bersedih. Agar aku tak hanya menjalani hidup ini tapi menghidupi hidupku. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terimakasih sudah menakdirkanku untuk berada di tempat luar biasa. Tempat aku tahu bahwa hidupku bukan hanya tentang aku. Tempat aku tahu bahwa merekalah yang memberikan nyawa pada banyak kehidupan umat manusia. Tempat aku tak lagi hanya memikirkan akan harapanku. Tempat aku tak lagi hanya &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;berpikir masa depanku, tapi masa depan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terimakasih sudah mengijinkanku mengenal orang-orang hebat. Orang-orang yang bergerak dengan hati. Orang-orang yang tahu kemana cinta akan terpatri. Orang-orang yang tahu caranya berbelas kasih karena memberi memang tanpa pamrih. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dan Tuhan, terimakasih sudah mengenalkanku pada anak-anak itu. Anak-anak yang mengajarkanku untuk terus bahagia. Anak-anak yang memberikanku alasan untuk bertahan karena siapa. Anak-anak yang meyakinkanku untuk berlari mengejar mimpi. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tuhan, terimakasih untuk kehidupan ini. Melalui tulisan ini, aku selalu berusaha yakin bahwa ada jawaban ADA YANG LEBIH INDAH dari-Mu&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/42591330436</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/42591330436</guid><pubDate>Fri, 08 Feb 2013 12:39:16 -0500</pubDate></item><item><title>YAKIN :)</title><description>&lt;p&gt;Film itu kembali mengingatkanku bahwa aku pernah mengucapkan mimpi-mimpiku ketika aku berseragam dulu,&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;mengucapkannya di depan teman-temanku ketika kami sedang bersama-sama bermimpi akan masa depan kami masing-masing.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Masih teringat jelas di benakku, ketika kita sama-sama berjanji, akan bertemu nanti  &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bertemu dengan kesuksesan yang telah kita impikan. Bertemu di puncak kemegahan impian yang menjadi kenyataan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat ini aku harus kembali YAKIN..YAKIN bahwa Allah tidak hanya punya jawaban Iya atau Nanti tapi juga punya jawaban LEBIH INDAH DARI YANG PERNAH KAU IMPIKAN.&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/38050267588</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/38050267588</guid><pubDate>Sun, 16 Dec 2012 03:21:23 -0500</pubDate></item><item><title>Seperti Sedang Menjadi Ibu</title><description>&lt;p&gt;Aku seperti sedang menjadi ibu. Seorang Ibu yang membesarkan anak-anaknya agar kelak Ia dapat bertahan dalam kehidupan. Ibu yang ingin memberikan bekal kepada anak-anaknya untuk menghadapi kehidupan. Ibu yang ingin anak-anaknya tahu bahwa ada kehidupan indah di luar sana jika menjalaninya dengan cinta.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku seperti sedang menjadi Ibu. Ibu yang khawatir apakah anaknya dapat tumbuh dengan baik. Ibu yang khawatir apakah anaknya akan menghadapi masalah nanti dan ibu yang takut anaknya tak belajar apa-apa untuk bekal mereka ketika besar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi perlahan aku tahu. Seorang Ibu tak selamanya harus memegangi anaknya agar ia dapat berjalan. Menemani anaknya agar ia dapat bersosialisasi, atau menasehati anaknya agar ia tak pernah salah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku tahu perlahan aku harus melepaskan, agar sesekali anakku jatuh kemudian dapat bangkit lagi. Meninggalkan anakku sejenak agar kemudian ia mandiri dan membiarkan anakku salah agar ia tahu yang benar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perlahan aku tahu bahwa rasa khawatir dan takutku tak berarti. Aku tahu bahwa itu semua pada akhirnya akan berubah menjadi rasa percaya dan bangga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Percaya mereka bisa melakukan hal luar biasa dan bangga bahwa mereka ada di sini untuk Gerakan UI Mengajar Angkatan 2.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku tahu kalian HEBAT :) ..&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Satu Hati, Mengabdi, Memberi Arti..&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/36428018279</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/36428018279</guid><pubDate>Sat, 24 Nov 2012 09:25:02 -0500</pubDate></item><item><title>Nyanyian Dunia dan Kita</title><description>&lt;p&gt;&lt;img height="155" src="http://media.tumblr.com/tumblr_mcpbhuu48W1r0etl7.jpg" width="228"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;ingatkah kawan akan lagu yang kita mainkan, sambil menunggu hujan berhenti dan kembali, kembali meresap ke dalam bumi. Saat itu kau mengajakku bernyanyi nyanyian tentang dunia dan kita. Bernyanyi akan mimpi-mimpi indah setelah nanti kita tak bersama. Tahukah kawan, saat ini aku rindu, aku rindu pada tetesan air yang mengintip kita dari balik kaca seperti ingin ikut bercerita. Aku rindu pada keheningan angin yang menyusup dari sela pintu yang terbuka. Seolah sedang menari mengikuti iringan melodi.dan aku rindu pada cerita kita. Cerita penuh tawa. Tawa akan dunia dan kita.&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/34629949832</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/34629949832</guid><pubDate>Tue, 30 Oct 2012 06:27:17 -0400</pubDate></item><item><title>Pendidikan : Sekolah formal atau jalanan?</title><description>&lt;p&gt;Pendidikan di dunia yang sesungguhnya? atau pendidikan formal di sekolahan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Topik itu yg sejak kemarin menjadi perbincangan saya, kakak saya, dan ayah saya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Memang saat ini sangat banyak contoh orang-orang yang bisa sukses tanpa mengenyam bangku sekolah, banyak yang menyebutnya dengan anak jalanan. Juga banyak sekali contoh-contoh orang yang tak sukses padahal sudah mengenyam bangku sekolah tinggi-tinggi. Sebenarnya apa yang salah dengan pendidikan di Indonesia sampai-sampai semakin banyak orang yang berpikir bahwa mengenyam pendidikan formal tinggi-tinggi itu tidak perlu? cukup bisa survive, bisa kreatif, dan bisa menghasilkan banyak orang maka seseorang dapat dikatakan sukses.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sampai saat ini saya sebenarnya masih percaya bahwa pendidikan formal penting. Pendidikan formal tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan berupa penghitungan, bahasa, atau sejarah dll. Lebih dari itu, menurut saya pendidikan formal membentuk pola pikir dan karakter yang mungkin tak didapatkan di luar. Selain itu, pendidikan formal juga memberikan ilmu yang dapat mengangkat derajat seseorang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi toh kenyataan saat ini banyak orang-orang yang setelah selesai dengan sekolah formalnya, lalu bingung akan kemana? apa yang akan dilakukan? bahkan tidak tahu akan berguna apa untuk orang lain. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terlebih lagi kalau melihat kebiasaan mencontek yang justru lahir dari bangku sekolah, tawuran yang dilakukan anak sekolah, dan korupsi yang dilakukan oknum sekolah..saya sebenarnya jadi mempertanyakan lagi..benarkah semua sekolah formal itu pantas untuk dibilang penting? atau hanya sekolah-sekolah yang memang bagus sekali saja?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya jadi mempertanyakan.. kalau tidak dengan sekolah formal justru bisa mendapat lebih banyak ilmu tentang kehidupan, kenapa harus sekolah? jika dengan tidak sekolah formal justru bisa lebih banyak mendapat uang, kenapa harus sekolah? tapi jika semua tak sekolah dan hanya mengandalkan jalanan.. apa jadinya ya negara ini??&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/31577759542</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/31577759542</guid><pubDate>Sat, 15 Sep 2012 05:32:13 -0400</pubDate></item><item><title>Inspirasi </title><description>&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&amp;#8220;&lt;em&gt;The thing is that you don&amp;#8217;t know who you influence&lt;/em&gt;,&amp;#8221;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(Washington dalam White, 2007)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin kecil perbuatan yang kita lakukan tetapi manusia tak pernah tahu seberapa besar dampak yang ia sebarkan. Seperti yang terdapat dalam salah satu novel karya Tere Liye, setiap sebab akan menghasilkan akibat, maka ciptakanlah sebab yang positif agar berakibat positif pula pada orang lain. Perbuatan positif tidak selalu harus perbuatan besar, menghabiskan uang banyak, atau perlu bertahun-tahun. Perbuatan positif dapat berupa langkah kecil yang apabila dilakukan berkesinambungan dan menginspirasi orang lain dapat menjadi perbuatan besar dan menyeluruh.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Berbicara tentang langkah kecil, yang sedang kami lakukan melalui Gerakan UI Mengajar dapat dikatakan merupakan langkah kecil. Kami hanya berada di sana selama tiga minggu. mendidik, mengajar, dan mungkin &lt;span&gt; &lt;/span&gt;memberi sedikit arti bagi warga di tempat yang kami tinggali. Tapi lebih dari itu, kami ingin menginspirasi. Kami ingin dengan kedatangan kami ada mimpi-mimpi dan harapan-harapan yang baru tumbuh di sana. Bukan tak mungkin akan ada atlet, musisi,menteri, atau bahkan presiden yang akan muncul dari sana. Dan yang lebih kami harapkan akan ada penggebrak pembawa perubahan untuk Indonesia tercinta.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Oprah Winfrey, wanita yang kini begitu terkenal dengan acara berjudul Oprah Show, dulu adalah wanita miskin yang belum dikenal banyak orang. Ia bahkan pernah mengalami pengalaman pahit berupa pelecehan seksual dari sepupunya. Akan tetapi ia bangkit karena terinspirasi oleh salah seorang gurunya. Salah satu inspirasi dan motivasi terbesarnya adalah guru kelas 4 SD Oprah. “&lt;em&gt;My fourth-grade teacher, Mrs. Benton, was the first person that I really could see believed in me,&amp;#8221; Winfrey, 53, tells &lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Parade&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt; magazine in its Sunday issue. &amp;#8220;She would tell me that I was just the smartest little girl she&amp;#8217;d ever seen&lt;/em&gt;.&amp;#8221; (White, 2007). Bayangkan, seberapa besar peran guru dalam kehidupan seorang murid.Sungguh indah apabila kami juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hal ini lah yang ingin kami bawa. Kami ingin menciptakan orang-orang hebat dari tiga minggu waktu pengabdian kami disana. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Waktu kami memang tidak banyak, tapi kami dapat berbuat banyak. Dari keinginan yang besar untuk berbuat sesuatu bagi mereka, kami tak akan pernah ragu akan mimpi-mimpi kami.Mimpi kami untuk membangun bangsa ini.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;#8220;Jangan anggap muluk sebuah mimpi karena dari mimpi, orang berdiri mengejar asa yang terpatri&amp;#8221;&lt;/p&gt;

&lt;h1&gt;&lt;span&gt;referensi&amp;#160;: White, Nicholas.(2007).&lt;em&gt;Oprah and Denzel Reveal Who Inspired Them&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://www.people.com/people/article/0,,20166519,00.html" target="_blank"&gt;http://www.people.com/people/article/0&amp;#8222;20166519,00.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;

&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/31193658588</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/31193658588</guid><pubDate>Sun, 09 Sep 2012 08:38:59 -0400</pubDate></item><item><title>How to See the World with Reverence</title><description>&lt;p&gt;The car in front of me was still at the stop sign. Its left-turn signal was blinking. One car after another passed through the intersection, with lots of room between each of them. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; At last the car moved. I followed it through the intersection and, a moment later, stopped behind it again. The driver was not in a hurry. There were no cars in front of him, but he was going very slowly. I was late for my appointment. &amp;#8220;He must be senile,&amp;#8221; I fumed. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; The road widened, and I passed as soon as I could. When I did, I looked over to see the driver. It was Herb, my friend! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; I was delighted to see him. I waved, and he waved back. Everything changed because I saw something I hadn&amp;#8217;t seen before—the driver was my friend. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Reverence is like that. It is seeing something you haven&amp;#8217;t seen before. You recognize friends wherever you look. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; The lean man closed the door to his old truck. It was the end of autumn, and the truck was stacked high with firewood for me. Slowly, he walked toward me and put out his hand. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;Good day,&amp;#8221; he said. &amp;#8220;Your firewood will cost more this year.&amp;#8221; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; I didn&amp;#8217;t expect that news. I didn&amp;#8217;t like it, either, but there was nothing I could do. Winter was coming, and I had waited too long to buy my wood. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;Stack it there,&amp;#8221; I told him, pointing to the empty woodshed. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;My nephew will do that,&amp;#8221; he said, nodding to the boy in his truck. &amp;#8220;I&amp;#8217;ll be back.&amp;#8221; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; I felt angry. &lt;/p&gt;
&lt;div&gt;The boy began to stack the wood. I noticed how carefully he placed each piece. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;Do you like working for your uncle?&amp;#8221; I asked, making conversation. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;Yes,&amp;#8221; he said without stopping. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;Why?&amp;#8221; I asked. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;This will pay for my school clothes,&amp;#8221; he said. Then he smiled directly at me. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &amp;#8220;We don&amp;#8217;t have any money.&amp;#8221; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; I melted. Suddenly, I liked being with him, and I liked his uncle too. I wasn&amp;#8217;t angry anymore. I saw something I hadn&amp;#8217;t seen. Before, I saw people selling wood. Afterward, I saw an uncle and his nephew working to buy school clothes. I saw friends. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Reverence is like this, too. It is seeing beneath the surface. When you see with reverence, you see everyone as a beautiful friend, even if he is driving slowly, like Herb, or doing something you might not like, such as raising the price of your firewood. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; When you see with reverence, you see holiness in everything. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Holiness is like the ocean. What you see with your five senses is like the waves in the ocean. There are so many waves that you never see them all. Some are large, and some are small. All of them have different shapes and different ways of moving. All of them change in their own ways and disappear into the ocean in their own ways. Each one is unique.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Reverence is loving the ocean.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div class="arial15 feedID_pagesubtitle"&gt;When you greet others with an open heart, you find friends everywhere. You can make this simple change today.&lt;/div&gt;
&lt;div class="byline_byline" id="real_byline"&gt;&lt;span class="feedID_pagebyline"&gt;By Gary Zukav&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="byline_byline"&gt;&lt;span class="feedID_pagebyline"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="byline_byline"&gt;&lt;span class="feedID_pagebyline"&gt;from: &lt;a href="http://www.oprah.com/spirit/Change-Your-Perspective-How-to-Find-Friends-Anywhere/3" target="_blank"&gt;http://www.oprah.com/spirit/Change-Your-Perspective-How-to-Find-Friends-Anywhere/3&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/31184194663</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/31184194663</guid><pubDate>Sun, 09 Sep 2012 02:53:12 -0400</pubDate></item><item><title>"ini bukan tentang mengubah sebagian daerah tapi tentang menginspirasi bangsa Indonesia untuk..."</title><description>“ini bukan tentang mengubah sebagian daerah tapi tentang menginspirasi bangsa Indonesia untuk memiliki kepedulian yang sama”</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/31131936953</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/31131936953</guid><pubDate>Sat, 08 Sep 2012 13:03:12 -0400</pubDate></item><item><title>Call for Pengajar Gerakan UI Mengajar</title><description>&lt;p&gt;Gerakan UI Mengajar Angkatan 2 kembali mengajak para mahaiswa UI yang memiliki semangat mengabdi secara langsung kepada masyarakat hingga ke daerah pelosok Indonesia untuk mengabdi selama kira-kira tiga minggu sebagai Pengajar GUIM 2.&lt;span id="more-209"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Syarat utama untuk menjadi Pengajar GUIM 2 adalah mahasiswa D-III dan S-1 aktif Universitas Indonesia sampai dengan bulan Februari 2013, memiliki passion dalam dunia mengajar, serta bersedia ditematkan di daerah pelosok Pandeglang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah Anda memenuhi persyaratan tersebut? Segera daftarkan diri Anda dengan mengisi formulir pendaftaran Call for Pengajar GUIM 2 yang dapat diunduh di &lt;a href="http://www.uimengajar.com/wp-content/uploads/2012/09/Formulir-Call-for-Pengajar-GUIM-2.doc" title="Formulir Pengajar.doc" target="_blank"&gt;sini &lt;/a&gt;untuk ekstensi doc atau di &lt;a href="http://www.uimengajar.com/wp-content/uploads/2012/09/Formulir-Call-for-Pengajar-GUIM-2.pdf" title="Formulir Pengajar.pdf" target="_blank"&gt;sini &lt;/a&gt;untuk ekstensi pdf.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Periode pendaftaran dan pengumpulan formulir adalah 6&amp;#160;s.d. 20 September 2012. Formulir dapat dikumpulkan ke booth Gerakan UI Mengajar di Stasiun UI dan Perpustakaan Pusat UI atau dimasukkan ke dalam dropbox yang akan disediakan di setiap fakultas. Booth dan dropbox akan didirikan sejak tanggal &lt;strong&gt;10&amp;#160;s.d. 20 September 2012.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai Call for Pengajar, bisa ditanyakan langsung kepada Seto 081280315003 atau melalui email &lt;a href="mailto:pengajar@uimengajar.com" target="_blank"&gt;pengajar@uimengajar.com&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah mengumpulkan formulir, diharapkan untuk segera konfirmasi pengumpulan kepada Seto 081280315003. Anda dapat pula mengecek langsung pada tautan &lt;a href="http://bit.ly/NNoTXc" target="_blank"&gt;&lt;a href="http://bit.ly/NNoTXc" target="_blank"&gt;http://bit.ly/NNoTXc&lt;/a&gt;&lt;/a&gt; apakah formulir Anda sudah diterima dengan lengkap atau belum.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami tunggu kontribusi Anda untuk membantu menginspirasi Indonesia!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dicopy dari&amp;#160;: &lt;a href="http://www.uimengajar.com" target="_blank"&gt;www.uimengajar.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/31131650892</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/31131650892</guid><pubDate>Sat, 08 Sep 2012 12:58:46 -0400</pubDate></item><item><title>"Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski..."</title><description>“Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri,karena kau.. Berbda”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;“Filosofi kopi”-dewi lestari&lt;/em&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/28955992461</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/28955992461</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 23:16:02 -0400</pubDate></item><item><title>Orang pinggiran #trans7</title><description>&lt;p&gt;2 ribu perak itu mungkin luar biasa berharganya bagi anak itu.&lt;br/&gt;
Malu aku yang sering tak bersukur pada segelas air putih yg bisa kuminum hari ini. Pada sepiring nasi beserta lauk pauk yang kusantap hari ini. Dan pada keutuhan keluarga yang mengelilingiku setiap hari.&lt;br/&gt;
Satu alasan dia bertahan seperti ini setiap hari.. Untuk simbah.&lt;br/&gt;
Simbah yang memungutnya ketika ibunya tak lagi ingin merawatnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ah.. Terlalu kecil tubuhnya untuk membawa beban seberat itu.&lt;br/&gt;
Tapi toh ia masih bisa tertawa.&lt;br/&gt;
Terlalu bayi ia untuk mengerti semua kesulitan itu.&lt;br/&gt;
Tapi toh ia masih bisa ikhlas.&lt;br/&gt;
Ya.. Dia masih bisa ikhlas.. Untuk simbah&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/28547789607</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/28547789607</guid><pubDate>Thu, 02 Aug 2012 05:12:09 -0400</pubDate></item><item><title>Rindu..</title><description>&lt;p&gt;Aku rindu pada sedenting nada yg membangunkanku dipagi hari. Menyuruhku untuk berhenti lari dalam alam liar bawah sadarku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku rindu pada warna di tungku itu yang hentikan suhu dingin untuk terus menjalar ke tubuhku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku rindu tawa canda itu yang buat darahku mengalir deras meronakan sluruh wajahku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku rindu kehangatan sapaan itu. Buatku lupa bahwa aku baru beberapa hari di tempat itu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku rindu wangi tanaman dari angin yg membawanya kemari . Membuatku merasa  seolah tak perlu lagi tempat yang lain.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku rindu seluruh kesederhanaan dan ketulusan itu. Jadikan tempat itu begitu istimewa, bagiku atau mungkin yg lain&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sungguh aku rindu&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/28412489278</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/28412489278</guid><pubDate>Tue, 31 Jul 2012 11:07:18 -0400</pubDate></item><item><title>"Dunia itu berputar, sejarah itu berulang, cerita dalam hidup itu tak terjadi sekali"</title><description>“Dunia itu berputar, sejarah itu berulang, cerita dalam hidup itu tak terjadi sekali”</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/26499221821</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/26499221821</guid><pubDate>Wed, 04 Jul 2012 13:02:45 -0400</pubDate></item><item><title>Terimakasih Allah</title><description>&lt;p&gt;terimakasih atas 7 hari di rumah sakit yang menyenangkan itu Ya Allah..&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari setiap detik nafas dan detakku aku tahu Kau ingin aku bersyukur atas cintaMu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam setiap menit potongan kejadian itu aku tahu bahwa Kau memang ingin memperlihatkan padaku bahwa aku punya mereka yang berarti dalam hidupku.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada setiap jam yang aku jalani Aku tahu Kau ingin aku menyadari semua kesalahanku&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk setiap hari yang bergerak mengikuti arah hidupku aku sadar Kau ingin aku lebih banyak berbagi&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka dengan 1 minggu yang indah itu, aku tahu Kau ingin aku beristirahat sejenak melepas semua kesombonganku akan hidup yang telah Kau beri&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;dan dari sakit itu aku tahu ,aku tak perlu ragu akan cintaMu yang telah mengirimkan mereka yang mencintaiku dalam hidupku.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terimakasih Allah.. atas cintaMu yang telah kau tebarkan pada umat2Mu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Terimakasih semua :D&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/26421737855</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/26421737855</guid><pubDate>Tue, 03 Jul 2012 11:12:52 -0400</pubDate></item><item><title>Satu cerita</title><description>&lt;p&gt;Naik ke puncak &amp;#8220;gunung beneran&amp;#8221;, bawa tas segede apaan tau, dengan berat maksimal, dan perjalanan berjam2 adalah hal yg ga pernah gw bayangin sblumnya dalam hidup gw. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dulu gw selalu mnertawakan orang2 yg di jalanan bawa tas gunung dan diatas atau disampingnya ada gulungan tiker warna item. Gw berpikir kalo.. gila ni orang2, bego banget, ngapain cape2 kaya gitu, kaya gada kerjaan lain aja. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Yak..dan akhirnya gw kemakan sama omongan sendiri. Ternyata gw tertarik juga buat ngelakuin hal yg dulu gw anggap bodoh itu. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Diawali dengan pikiran gw pngen punya keahlian lain dan nyoba sesuatu yg baru, akirnya gw masuk penggiat alam psikologi yaitu gandewa. Padahal gw dulu takut banget kalo di hutan bakal ktemu serangga aneh. Tapi setelah gw naik bneran dan digerayangi serangga aneh, ternyata ketakutan yg dulu sangat tidak terbukti. Entah kenapa ketika disana gw seolah berdamai dengan semuanya.. Haha.. Kalo disana gw digigit lintah biasa aja, waktu udah turun dan dibayangin lagi gw bisa jijik sejijik2nya.. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;dan perjalanan ke puncak gunung beneran gw dimulai pada tanggal 12-16 Juni kemaren ke Ciremai, Kuningan, Jawa Barat :D&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;To be continued..&lt;/p&gt;</description><link>http://dithapradina.tumblr.com/post/25285612079</link><guid>http://dithapradina.tumblr.com/post/25285612079</guid><pubDate>Sun, 17 Jun 2012 06:49:00 -0400</pubDate></item></channel></rss>
